skip to main | skip to sidebar

risnasari

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Sabtu, 27 April 2013

makalah logika (4)

Diposting oleh Unknown di 06.00



SHALAT DITINJAU DARI ASPEK PSIKOLOGIS DAN KESEHATAN 


BAB I
PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG MASALAH
Pada saat ini dunia memasuki era yang disebut era globalisasi. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi berpengaruh kepada kehidupan manusia yaitu hidup menjadi lebih enak, lebih mudah disebut dengan jaman instan. Disisi lain ada juga dampak negative yang timbul dan tidak dapat dihindari, misalnya orang semakin permisif, pola konsumtif dimana mana, persaingan semakin ketat dan masalah masalah social pun bermunculan. Oleh karena itu perlu ada kajian kajian psikologi berwawasan agama yang nantinya diharapkan muncul sebagai suatu bentuk pembenaran yang dilakukan dan  didalam setiap bentuk ibadah terdapat manfaat yang besar ibadah itu dengan tujuan pembentukan iman yang sempurna , begitu juga halnya dengan shalat sebagai kunci dari seluruh ibadah. Rahasia salat atau apa rahasia dibalik salat tentunya hanya allah dan rasulnya, namun sebagai manusia yang dibekali dengan akal maka perlu mencari sesuatu dibalik rahasia salat sesuai dengan disiplin ilmu.
 Salat merupakan ibadah yang istimewa dalam agama islam. Baik dilihat dari perintah yang diterima oleh Muhammad secara langsung oleh tuhan maupun dimensi dimensi yang lain. Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan pada sang pencipta, salat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Seorang pakar ilmu pengobatan tradisional prof. H.M. Hembing Wijayakusuma telah melakukan penelitian mendalam tentang hal itu dan telah di sebarkan kepada umat islam.
Disetiap gerakan gerakan salat mempunyai arti khusus bagi kesehatan dan punya pengaruh pada bagian bagian tubuh, seperti kaki, tulang punggung, otak, lambung, rongga dada, pangkal paha, leher, dll. Gerakan gerakan salat bila dilakukan dengan benar selain menjadi latihan yang menyehatkan juga mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.







  1. PEMBATASAN MASALAH
Pembatasan masalah digunakan untuk membatasi masalah yang akan dibahas. Dalam penelitian ini, masalah dibatasi pada Shalat Ditinjau Dari aspek psikologis dan kesehatan.

  1. PERUMUSAN MASALAH
Dalam makalah ini terdapat beberapa penjabaran materi dari latar belakang diatas. Diantaranya yaitu:
1.Bagaimana pengertian solat?
2.Bagaimana aspek psikologis salat?
3.Bagaimana hubungan salat dengan kesehatan?

  1. TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1.Untuk mengetahui pengertian solat
2.Untuk mengetahui aspek psikologi salat
3.Untuk mengetahui hubungan antara salat dengan kesehatan





BAB II
PEMBAHASAN

  1. Pengertian Salat
Salat menurut bahasa arab artinya berdoa, sedangkan perkataan salat dalam bahasa arab berarti doa memohon kebajikan dan pujian.
Secara istilah artinya berhadap hati (jiwa) kepada allah dan mendatangkian takut kepadanya, seta menumbuhkan didalam jiwa rasa keagungan, kebesarannya, dan kesempurnaan kekuasaannya. Menurut dimensi fiqih salat adalah beberapa ucapan atau rangkaian ucapan dan perbuatan (gerakan) yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam yang dengannya kita beribadah kepada allah dan menurut syarat syarat yang telah ditentukan oleh agama.[1] Shalat secara terminologis yaitu beberapa perkataan dan perbuatan yng dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam dengan syarat tertentu[2]

  1. Aspek Psikologis Salat
Sebenarnya yang mengetahui rahasia salat atau apa rahasia dibalik salat tentunya hanya allah dan rasulnya, namun sebagai manusia yang dibekali dengan akal maka perlu mencari sesuatu dibalik rahasia salat sesuai dengan disiplin ilmu.
Salat merupakan ibadah yang istimewa dalam agama islam. Baik dilihat dari perintah yang diterima oleh Muhammad secara langsung oleh tuhan maupun dimensi dimensi yang lain.[3] Dalam setiap bentuk ibadah terdapat manfaat yang besar ibadah itu dengan tujuan pembentukan iman yang sempurna , befitu juga halnya dengan shalat sebagai kunci dari seluruh ibadah.[4]
Beberapa aspek psikologis yang terdapat dalam salat :
1.      Aspek olahraga
Menurut monudin dalam satu hari paling sedikit kita melaksanakan 17 rakaat yang terdiri atas 19 posisi yang terpisah pada tiap tiap rakaatnya. Total ada 119 postur perhari atau 3570 postur perbulan atau 42840 postur pertahun. Rata rata umur orang dewasa 40 tahun, maka telah melakukan 1713600 postur. Siapapun yang melaksanakan akan terlindung dan tercegah dari sekumpulan penyakit ringan dan berat, seperti: serangan jantung dan problema jantung lainnya, etisema (bengkak pada rongga paru-paru), radang sendi, problem kandung kemih, ginjal, da usus besar, penyakit pegal pada pinggang dan tulang belakang.
2.      Aspek relaksasi otot
ibadah salat juga mempunyai efek, seperti relaksasi otot yaitu kontraksi otot pijatan dan tekanan pada bagian bagian tubuh tertentu selama menjalankan shalat. Ada bagian bagian tubuh tertentu yang digerakkan selama melakukan relaksasi otot, antara lain: bagian kepala, leher, bahu, lengan bawah, siku, pergelangan tangan, tulang belakang dan punggung, paha, lutut, kaki dan jari-jari kaki. Gerakan gerakan tersebut tercakup dalam gerakan-gerakan salat.
3.      Aspek relaksasi kesadaran indra
Pada saat salat seseorang seolah olah terbang keatas menghadap kepada allah secara langsung tanpa ada perantara. Setiap bacaan dan gerakan senantiasa dihayati dan dimengerti dan ingatannya senantiasa kepada allah. Proses inilah yang mirip dengan relaksasi kesadaran indra dan relaksasi ini banak digunakan untuk mengatasi kecemasan, stress, depresi, tidak dapat tidur dan gangguan kejiwaan lainnya.
4.      Aspek meditasi
Salat juga memiliki efek seperti meditasi atau yoga bahkan merupakan meditasi atau yoga tingkat tinggi bila dijalankan dengan benar dan khusyuk.dalam kondisi khusyuk seseorang hanya akan mengingat allah SWT bukan mengingat yang lain. Kondisi inilah yang mirip dengan meditasi dan yoga.[5] Salat akan mempengaruhi pada seluruh system yang ada dalam tubuh kita, seperti syaraf, peredaran darah, pernafasan, pencernaan, otot otot, kelenjar, reproduksi dan lainnya. [6]
5.      Aspek autosugesti/self-hipnosis
Auto sugesti adalah suatu upaya untuk membimbing diri pribadi melalui proses pengulangan suatu rangkaian ucapan secara rahasia kepada diri sendiri yang merupakan suatu keyakinan dan perbuatan. Bacaan bacaan dalam salat berisi hal hal yang baik, berupa pujian, mohon ampun, doa maupun permohonan yang lainnya. Ditinjau dari teori hypnosis pengucapan kata kata tersebut memberikan efek mensugesti atau menghipnosis pada yang bersangkutan.[7]

  1. Hubungan antara salat dengan kesehatan
Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan pada sang pencipta, salat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Seorang pakar ilmu pengobatan tradisional prof. H.M. Hembing Wijayakusuma telah melakukan penelitian mendalam tentang hal itu dan telah di sebarkan kepada umat islam. Disetiap gerakan gerakan salat mempunyai arti khusus bagi kesehatan dan punya pengaruh pada bagian bagian tubuh, seperti kaki, tulang punggung, otak, lambung, rongga dada, pangkal paha, leher, dll.
Gerakan gerakan salat bila dilakukan dengan benar selain menjadi latihan yang menyehatkan juga mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Adapun manfaat dibalik setiap gerakan salat adalah sebagai berikut:
1.      Berdiri tegak dalam salat
Berdiri tegak pada waktu salat membuat seluruh saraf menjadi satu titik pusat pada otak, jantung paru paru, pinggang, dan tulang punggung lurus dan bekerja secara normal. Kedua kaki yang tegak lurus pada posisi akupuntur sangat bermanfaat bagi kesehatan seluruh tubuh.[8]
2.      Rukuk
Posisi kepala lurus dengan tulang belakang bermanfaat menjaga kesempurnaan posisi dan tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. [9] Rukuk juga sangat baik untuk menghindari penyakit yang menyerang ruas tulang belakang yang terdiri dari  tulang punggung, tulang leher, tulang pinggang, dan ruas tulang tungging. Dengan melakukan rukuk kita telah menarik, menggerakkan, dan mengendurkan saraf – saraf yang berada di otak, punggung dan lain lain.[10]
3.      Sujud
Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai membuat darah kaya akan oksigen.[11] Bersujud dengan meletakkan jari jari tangan didepan lutut membuat semua otot berkontraksi. Gerakan ini bukan saja membuat otot otot itu akan menjadi besar dan kuat, tetapi juga membuat pembuluh darah dan urat urat getah bening terpijat dan terurut. Posisi sujut ini juga sangat membantu kerja jantung dan menghindari mengerutnya dinding pembuluh darah.[12]
4.      Duduk Tasyahud
Posisi telapak kaki bertumpu pada pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus ischiadius ini menghindari nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.[13] Posisi duduk dengan mengangkat kaki kanan dan menghadap jari jari kearah kiblat otomatis memijat pusat pusat daerah otak, ruas tulang punggung teratas, mata, otot otot bahu dan banyak lagi terdapat pada ujung kaki. Untuk laki laki sikap duduk ini bermanfaat untuk kesehatan dan kekuatan organ seks. [14]
5.      Salam
Gerakan memutar kepala kekanan dan kekiri berguna untuk menyempurnakan aliran darah dikepala.[15] Gerakan ini bermanfaat membantu menguatkan otot otot leher dan kepala. Setiap mukmin pasti bisa merasakan itu, bila ia menjalankan salat dengan benar tubuh akan terasa lebih segar, sendi sendi dan otot akan terasa lebih kendur dan otak juga mampu kembali berfikir dengan tenang, hanya saja manfaat itu ada yang bisa merasakannya dengan sadar ada juga yang tak disadari. Tapi harus diingat salat adalah ibadah agama, bukan olahraga. [16]



BAB III
PENUTUP

  1. KESIMPULAN
Shalat secara terminologis yaitu beberapa perkataan dan perbuatan yng dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam dengan syarat tertentu[17]
Salat merupakan ibadah yang istimewa dalam agama islam. Baik dilihat dari perintah yang diterima oleh Muhammad secara langsung oleh tuhan maupun dimensi dimensi yang lain.[18] Dalam setiap bentuk ibadah terdapat manfaat yang besar ibadah itu dengan tujuan pembentukan iman yang sempurna , befitu juga halnya dengan shalat sebagai kunci dari seluruh ibadah.[19]
Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan pada sang pencipta, salat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Seorang pakar ilmu pengobatan tradisional prof. H.M. Hembing Wijayakusuma telah melakukan penelitian mendalam tentang hal itu dan telah di sebarkan kepada umat islam. Disetiap gerakan gerakan salat mempunyai arti khusus bagi kesehatan dan punya pengaruh pada bagian bagian tubuh, seperti kaki, tulang punggung, otak, lambung, rongga dada, pangkal paha, leher, dll.

  1. SARAN
Dengan mempelajari logika selain bisa mengetahui objek formal dan penalaran menggunakan logika . Shalat ditinjau dari aspek psikologis dan kesehatan merupakan cara yang baik dalam proses belajar. Oleh karena itu sebagai kaum pelajar kita harus mengembangkannya dalam kehidupan sehari-hari.Pelajar adalah masyarakan yang terpelajar. Yang dianggap sebagai kaum pelajar, karena mereka telah mengetahui apa itu Shalat ditinjau dari aspek psikologis dan kesehatan


DAFTAR PUSTAKA

v  Haryanto, Sentot. 2007. Psikologi Shalat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
v  Musbikin, Imam. 2008. Rahasia Shalat Khusyu’. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
v  http://ex3bogor.forumotion.com/t271-shalat-di-tinjau-dari-segi-medis-kesehatan
v  http://muktiwibowo.com/education/manfaat-melaksanakan-salat-untuk-kesehatan
v  http://meandpsy.blogspot.com/2012/03/salat-dan-kesehatan-mental.html



[1] Sentot Haryanto, Psikologi Shalat, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007), hlm 59.
[2] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008), hlm 263.
[3] Sentot Haryanto, Psikologi Shalat, … hlm 60
[4] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk,… hlm 281
[5] Sentot Haryanto, Psikologi Shalat, … hlm 81
[6] http://meandpsy.blogspot.com/2012/03/salat-dan-kesehatan-mental.html
[7] Sentot Haryanto, Psikologi Shalat… hlm 87.
[8] http://ex3bogor.forumotion.com/t271-shalat-di-tinjau-dari-segi-medis-kesehatan
[9] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk… hlm 124.
[10] http://ex3bogor.forumotion.com/t271-shalat-di-tinjau-dari-segi-medis-kesehatan
[11] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk… hlm 125.
[12]http://ex3bogor.forumotion.com/t271-shalat-di-tinjau-dari-segi-medis-kesehatan
[13] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk… hlm 125.
[14] http://ex3bogor.forumotion.com/t271-shalat-di-tinjau-dari-segi-medis-kesehatan
[15] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk… hlm 126.
[16] http://muktiwibowo.com/education/manfaat-melaksanakan-salat-untuk-kesehatan
[17] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008), hlm 263.
[18] Sentot Haryanto, Psikologi Shalat, … hlm 60
[19] Imam Musbikin, Rahasia Shalat Khusyuk,… hlm 281
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ▼  2013 (27)
    • ▼  April (27)
      • makalah Ilmu Komunikasi.
      • makalah sejarah dakwah
      • makalah psikologi
      • makalah hadist
      • makalah komunikasi
      • komunikasi kontemporer
      • makalah ilmu dakwah
      • makalah dakwah abbasiyah
      • makalah bahsul kutub
      • tugas PROSES PENERBITAN PERS (ngliput berita)--> (5)
      • makalah proses penerbitan pers(5)
      • makalah Sistem Informasi Manajemen Dakwah (5)
      • makalah kewirausahaan(5)
      • kewirausahaan (PROPOSAL KERJA) --> (5)
      • makalah hukum dan etika media massa (5)
      • makalah filsafat dakwah --> tantangan dakwah (5)
      • makalah filsafat dakwah - at-tiin (5)
      • makalah Hadist (5)
      • makalah tafsir (4)
      • makalah sosiologi (4)
      • makalah Rijalud Dakwah (4)
      • makalah logika (4)
      • makalah kewarganegaraan (4)
      • makalah filsafat umum (4)
      • makalah psikologi dakwah (3)
      • makalah ushul fiqh (3)
      • makalah tafsir (3)
  • ►  2012 (2)
    • ►  November (2)

Followers

 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com